Pengolahan Air Limbah Biologis (Aerobik & Anaerobik)

Pengolahan air limbah secara biologis adalah metode yang memanfaatkan mikroorganisme untuk menguraikan zat organik terurai hayati (biodegradable) di dalam air limbah, baik secara aerobik (dengan oksigen) maupun anaerobik (tanpa oksigen). HG Chem di Medan merancang IPAL biologis untuk limbah domestik (STP) dan limbah industri, serta menyediakan aerator dan bakteri pengurai HG ENZYME dan HG SPEED.

Pengolahan Air Limbah Biologis (Aerobik & Anaerobik)

Pengolahan biologis dipakai jika air limbah mengandung banyak zat organik yang dapat diuraikan secara biologis, misalnya limbah dari dapur, toilet, pengolahan makanan atau pabrik kelapa sawit. Mikroorganisme memakan zat organik tersebut sehingga beban pencemar seperti BOD dan COD turun.

Proses anaerobik tidak membutuhkan oksigen sehingga tidak memerlukan peralatan pendukung seperti aerator atau blower; prosesnya lebih lambat tetapi hemat energi dan cocok untuk beban organik tinggi. Proses aerobik membutuhkan suplai oksigen dari aerator atau blower; prosesnya lebih cepat dan banyak dipakai sebagai tahap lanjutan. Pada banyak IPAL, kedua proses dikombinasikan.

Pengolahan air limbah biologis dibedakan menjadi dua kelompok besar: pengolahan air limbah domestik atau Sewage Treatment Plant (STP), dan pengolahan air limbah industri (Industrial Wastewater Treatment). Desain keduanya disesuaikan dengan debit, karakteristik limbah dan baku mutu yang berlaku.

Alur pengerjaan

  1. 1Konsultasi awal via WhatsApp atau telepon untuk memahami kebutuhan dan kondisi lapangan
  2. 2Survei lokasi dan pengambilan sampel air atau air limbah
  3. 3Analisa karakteristik air dan penentuan metode pengolahan yang sesuai
  4. 4Desain sistem dan penawaran (kapasitas, unit proses, bahan kimia, peralatan)
  5. 5Instalasi dan pemasangan peralatan
  6. 6Commissioning: uji coba, pengaturan dosis dan penyesuaian proses
  7. 7Pendampingan operasional dan suplai bahan kimia atau media lanjutan

Dokumentasi

Pengolahan Air Limbah Biologis (Aerobik & Anaerobik) – 1Pengolahan Air Limbah Biologis (Aerobik & Anaerobik) – 2Pengolahan Air Limbah Biologis (Aerobik & Anaerobik) – 3

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa beda pengolahan limbah aerobik dan anaerobik?

Proses aerobik memerlukan oksigen yang disuplai aerator atau blower dan berlangsung lebih cepat. Proses anaerobik berlangsung tanpa oksigen sehingga tidak butuh aerator, lebih hemat energi, dan cocok untuk beban organik tinggi.

Limbah seperti apa yang cocok diolah secara biologis?

Air limbah yang banyak mengandung zat organik terurai hayati, seperti limbah domestik, limbah dapur dan restoran, industri makanan, serta limbah cair pabrik kelapa sawit.

Apa fungsi bakteri HG ENZYME dan HG SPEED?

HG ENZYME dan HG SPEED adalah bakteri pengurai zat organik untuk air limbah industri maupun domestik, yang membantu kerja proses biologis di IPAL.

Punya masalah air atau limbah? Ceritakan ke kami.

Kirim foto lokasi, hasil uji lab, atau sekadar ceritakan kebutuhan Anda. Tim kami bantu cari solusi yang paling efisien.

Chat WhatsApp Telepon